Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

Bagaimana sikapmu ketika melihat temanmu menonjolkan keunggulan sukunya?

Gambar
Setiap orang pasti ada rasa bangga terhadap sukunya sendiri. Bangga akan budayanya, makanannya, hingga tempatnya. Tentu saja ini tidak dilarang. Asal tidak berlebihan. Apakah menonjolkan suku sendiri boleh? Boleh pake banget. Menonjolkan dalam arti positif ya. Tujuannya juga untuk memperkenalkan budaya dan semua potensi yang dimiliki sukunya. Yang tidak boleh adalah sikap menonjolkan suku, tapi merendahkan suku-suku lainnya. Sikap yang beranggapan bahwa sukunya lah yang paling baik. Ini akan menebarkan benih-benih kebencian di antara manusia. Nama suku bisa menjadi negatif hanya karena satu orang bersikap tidak baik.  Kebanggaan suku yang berlebihan juga dapat menyulut konflik bukan hanya antar individu, tapi bisa meluas kepada konflik antar suku. Terlalu menonjolkan suku sendiri dapat membuat seseorang tidak bisa diterima di suatu komunitas suku lain atau masyarakat yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Sikap ini juga bertentangan dengan semboyan negara kita Bhinneka Tunggal Ika...

Mengapa hidup rukun sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara?

Gambar
ru·kun 2 a 1 baik dan damai; tidak bertengkar (tentang pertalian persahabatan dan sebagainya); 2 bersatu hati; bersepakat. Dari arti kata rukun menurut KBBI di atas, rukun, berarti satu keadaan baik dan damai yang ditandai dengan tidak adanya pertengkaran antar individu maupun kelompok. Semua saling bersatu padu dan bersepakat dalam suatu perkara tanpa menggunakan kekerasan. Kata rukun, di saat sekarang ini sepertinya mulai memudar. Lihat saja berita-berita di berbagai media baik offline maupun online. Konflik di mana-mana. Kekerasan, peperangan, kerusuhan sebut saja semua yang berkaitan dengan anti kerukunan. Kekerasan, peperangan dan kerusuhan hanya menciptakan ketakutan dan penderitaan bagi manusia. Peperangan yang tiada berakhir telah merenggut jutaan nyawa. Hanya demi perebutan kekuasaan atau wilayah manusia rela mengorbankan jiwa-jiwa tak berdosa. Kehidupan yang sebelumnya rukun dan damai berubah menjadi mencekam. Konflik yang terjadi di dunia hingga saat ini merupaka...